Student Capacity Building

Latar belakang

     Universitas saat ini diposisikan sebagai tempat pendidikan formal tertinggi yang identik dengan dunia akademik dan intelektual. Kampus merupakan merupakan suatu entitas wilayah pembelajaran yang memiliki peran tersendiri. Wilayah kampus adalah base of moral force, pembentuk agent of change, penyedia aron stock.

     Peran kampus yang sangat penting bagi keberlangsungan bangsa mengharuskan kita semua berfikir dan bekerja keras untuk bersamasama memenuhi tugas tersebut. Oleh sebab itu dibutuhkan wadah sebagai tempat bagi mahasiswa bergerak dan menghasilkan karya. Wadah tersebut adalah ORGANISASI MAHASISWA.

     Organisasi Kemahasiswaan membutuhkan para pengurus yang handal untuk menjalankan roda organisasi agar sungguh-sungguh menjadi wadah pembinaan Soft Skill, Life Skill dan karakter. Oleh karena itu Bidang Kemahasiswaan menyelenggarakan pelatihan untuk memperlengkapi para pengurusnya agar dapat bekerja sama dengan semua Sivitas Akademika dalam berorganisasi. Selain mempersiapkan mental dan keterampilan untuk berorganisasi, pelatihan ini menjadi sarana standardisasi mutu pendidikan ekstra-kurikuler yang diselaraskan dengan Tata Laksana Pengelolaan Perguruan Tinggi di UP 45 Yogyakarta secara terintegrasi.


Tujuan

Student Capacity Building mengharapkan para mahasiswa/i dapat:

  1. Memahami dan mempersiapkan dirinya untuk membangun karakter kepemimpinan dan kemampuan mengelola tugas di dalam kelompok kerja secara mandiri dan sistematis.
  2. Memiliki karakter kepemimpinan yang mengacu pada teori Delapan Kebiasaan Efektif dari Stephen Covey yang sudah menjadi referensi standar ilmu kepemimpinan maupun manajemen modern.
  3. Memiliki dasar keterampilan mengelola waktu, prioritas dan emosi untuk bekerja sama dan mengikuti tata aturan keorganisasian.
  4. Memiliki dasar keterampilan membuat program dan menyusun perencanaan kerja sesuai batas waktu, sumber daya dan tujuan yang sesuai dengan Visi-Misi UP45 Yogyakarta.
  5. Memiliki dasar keterampilan menghadapi konflik dan permasalahan di dalam kelompok kerja.
  6. Memiliki dasar keterampilan untuk melakukan monitoring, evaluasi dan membuat laporan kegiatan/program.
  7. Memiliki dasar komunikasi efektif baik secara interpersonal maupun presentasi formal.
  8. Memiliki dasar mengelola perubahan untuk menciptakan nilai tambah bagi diri sendiri, kampus dan masyarakat.


Komponen-komponen SCB

SCB terdiri dari 3 bagian:

IATMI SM-UP45 Yogyakarta

Ikatan Ahli Teknik Perminyakan Indonesia Seksi Mahasiswa Universitas Proklamasi 45

INAGA

the Indonesian Geothermal Association

IAFMI

Ikatan Ahli Fasilitas Produksi Minyak dan Gas Bumi Indonesia